Notification

×

Iklan

Iklan

IPM 83,27% & Ekonomi 5,91%, Ratu Dewa: HUT 1343 Palembang Bukan Garis Akhir, Tapi Start Berlari

Rabu, 17 Juni 2026 | Juni 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-17T12:54:49Z

PALEMBANG liveinfoSumsel.id-Peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343 tahun 2026 berlangsung khidmat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Palembang, Rabu 17/6/2026. Rapat Paripurna Istimewa ini menjadi panggung pembuktian duet kepemimpinan Walikota H. Ratu Dewa dan Wakil Walikota Prima Salam dalam memimpin kota tertua di Indonesia selama 1,5 tahun terakhir.

Dalam pidatonya, Ratu Dewa menegaskan usia 1.343 tahun bukan sekadar angka statistik, melainkan akumulasi jejak napas, keringat, dan doa generasi Bumi Sriwijaya. 

“Kota ini tidak berdiri karena kekuatan satu orang, melainkan karena kita melangkah bersama,” tegasnya.

*Capaian Spektakuler 1,5 Tahun*  

Wako membeberkan sejumlah data kinerja. Indeks Pembangunan Manusia IPM Palembang tembus kategori Tinggi di angka 83,27%. Angka itu merepresentasikan peningkatan derajat kesehatan, kecerdasan anak, dan daya beli masyarakat.

Dari sisi ekonomi, BPS Kota Palembang mencatat pertumbuhan ekonomi Triwulan I 2026 melonjak ke 5,91%, naik dari 5,14% triwulan sebelumnya. Angka ini di atas rata-rata provinsi maupun nasional.

Akselerasi itu ditopang kucuran dana pusat Rp424 Miliar untuk mitigasi banjir, keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian WTP dari BPK, serta eksekusi proyek strategis nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik PSEL.

Pembangunan infrastruktur juga masif. Pemkot dibantu Pemprov Sumsel melakukan revitalisasi Benteng Kuto Besak BKB, perbaikan jalan, hingga membangun ikon baru Tugu Air Mancur di Bundaran Masjid Agung.

*5 Program Unggulan Sentuh Marginal*  

Ratu Dewa menekankan 1,5 tahun ini adalah cerita kerja nyata, bukan janji kosong. Kebijakan daerah dikunci lurus dengan agenda nasional ASTA CITA Presiden RI melalui 5 program unggulan: Palembang Cerdas, Palembang Peduli, Palembang Sehat, Palembang Gercep, dan Palembang Belagak.

Program ini menyasar kaum marginal, disabilitas, lansia, hingga pekerja harian agar tidak ada warga yang merasa berjalan sendirian. Ia juga mengapresiasi camat dan lurah yang aktif menjalankan program “Anti Mager” Malas Gerak untuk menjemput bola keluhan warga.

“Hari jadi ke-1343 ini bukanlah garis akhir, melainkan garis awal untuk berlari lebih cepat demi kesejahteraan rakyat!” serunya.

*Herman Deru: Palembang Barometer Sumsel*  

Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru yang hadir langsung memberikan standing applause dan pujian tinggi. Ia menyebut Palembang sebagai wajah dan barometer utama Sumsel karena menampung hampir 20% penduduk provinsi.

“Saya apresiasi angka IPM luar biasa ini. Akumulasi sektor sosial, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi berjalan beriringan,” ujar Herman Deru.

Gubernur menyoroti PSEL Palembang yang jadi pionir nasional. Investor dunia mau masuk ke Palembang karena pelayanan publik dan administrasi Pemkot dinilai baik. 

“Ini contoh penting menarik mitra investasi masa depan,” tambahnya.

Di tengah ketidakpastian global, Herman Deru meminta legislatif-eksekutif menjaga efisiensi “low cost, high explosive” dan merawat infrastruktur. Ia juga berpesan pejabat harus siap dikritik media sosial dan menjawabnya dengan kinerja berbasis data.

Gubernur menutup dengan janji: jika keuangan provinsi melonggar, Pemprov Sumsel siap bantu tambahan alat berat ekskavator untuk kebersihan kota.

Terlihat hadir dalam acara tersebut Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, Walikota Palembang H. Ratu Dewa, dan instansi terkait lainnya serta dari lapisan Ormas diantaranya Cakar Sriwijaya, Pemuda Pancasila , dan tamu undangan lainnya termasuk juga Sultan Palembang Sultan Iskandar Muda terlihat hadir. 


Pewarta / Agung

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update