[ JAKARTA, 21 Januari 2026 ] –Live info.TNI AL dalam hal ini prajurit Marinir yang tergabung Tim SAR Kodaeral VI bersama Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di wilayah pegunungan Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Selasa (20/01).
Dengan menempuh medan terjal dan berkabut di tengah cuaca yang tidak bersahabat, Sebanyak empat tim SAR diterjunkan dengan kekuatan 25 hingga 30 personel setiap tim bergerak dari Posko SAR Tompo Bulu.
Prajurit yang tergabung dalam sejumlah tim kunci, termasuk Tim 1 yang melaksanakan tugas repling di tebing curam. Empat prajurit lainnya yang berada dalam tim ini dan sebelumnya turut menemukan jenazah kedua bersama Basarnas dan relawan, setelah lebih dahulu mencapai puncak dan memastikan posisi korban di tengah keterbatasan medan serta kondisi cuaca.
Prajurit yang tergabung dalam Tim 4 melakukan penyisiran lereng pegunungan dan berhasil mencapai lokasi ditemukannya jenazah pertama yang diindikasikan berjenis kelamin laki-laki. Sementara tujuh prajurit lainnya di bawah pimpinan Serka Mar Hansyaruddin terlibat langsung dalam pengamanan area, menjaga kondisi jenazah, serta menyiapkan jalur evakuasi di tengah hujan dan kabut yang terus menyelimuti lokasi.
Pada sore harinya, prajurit TNI AL kembali memperkuat operasi dengan mengerahkan sepuluh personel tambahan dari Posko SAR, lima di antaranya berada di bawah pimpinan Serda Mar Kahar. Selanjutnya prajurit TNI AL bertugas mendukung distribusi logistik dari arah Camba sekaligus menyisir area untuk mencari lokasi yang memungkinkan digunakan sebagai titik evakuasi udara menggunakan helikopter.
Keterlibatan prajurit Marinir TNI AL dalam operasi SAR ini merupakan wujud komitmen TNI AL sesuai penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam membantu penanganan musibah serta mendukung tugas kemanusiaan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat dan negara.
Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut.


